September 1, 2008

M U H A S A B A H...

Dalam mengarungi perjalanan hidup, kita semua tak bisa terlepas dari masalah atau kesulitan. Semua orang pasti pernah mempunyai masalah. Mulai dari anak-anak hingga orang tua. Mulai dari rakyat kecil hingga pejabat. Berbagai macam masalah terjadi mulai dari yang kecil hingga paling komplek. Ada yang sedang bermasalah dengan teman, ada yang tertimpa bencana, ada yang kehilangan rumah, ada yang kehilangan harta benda, ada yang kesulitan mencari kerja, ada yang sulit mencari jodoh, dan masih banyak lagi.

Tetapi tahukah kita semua, Allah SWT telah merancang untuk kita semua….bahawasanya……Hidup Itu Mudah…..

لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفۡسًا إِلَّا وُسۡعَهَا

“ Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai kemampuannya “.

( QS. Al Baqarah 286 )

“ Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan “.

إِنَّ مَعَ ٱلۡعُسۡرِ يُسۡرً۬ا


( QS. Al Insyirah 6 )

Inti dari kedua ayat Al Qur’an tersebut adalah Allah SWT selalu memudahkan urusan hamba-hambaNya. Tetapi kenyatannya ketika kita sedang menghadapi masalah atau sesuatu yang tidak kita harapkan, sering sekali kita merasa tertekan, stress, gundah, dan kecewa dengan kenyataan yang terjadi. Mengapa hal itu bisa terjadi? Padahal Allah telah merancang bahwasanya...Hidup Itu Mudah…..so what’s wrong? Adakah yang salah?

Seandainya hal itu masih terjadi pada kita, mungkin ada sesuatu yang harus diluruskan dalam hidup kita. Terutama tentang konsep hidup dalam diri kita. Hanya sekadar mengingatkan sebenarnya ada beberapa konsep hidup yang cukup sederhana dalam Al Qur’an yang cuba saya rangkum. Beberapa konsep hidup tersebut adalah :

1. Konsep Tujuan

Tahukah kita semua apakah tujuan hidup kita? Jika kita berbicara tujuan, semua orang pasti mempunyai pendapat yang berbeza-beza. Tetapi jika kita berbicara tentang tujuan hidup, sejujurnya akan ada sesuatu tujuan yang sama untuk semua orang. Tujuan selalu identik dengan hasil akhir yang dicapai. Sedangkan hidup di dunia, hasil akhirnya adalah berakhir pada kematian. Ya …semua orang pasti akan mati. Dengan berfikir jauh ke depan, kita bisa memantapkan hati bahwasanya tujuan utama hidup kita adalah setelah kematian. Setelah mati, kita akan kembali kepada pencipta kita yaitu Allah SWT. Maka tujuan utama hidup kita adalah Allah SWT. Belajar tekun bukan hanya untuk mencari nilai, tetapi juga untuk mencari Redha Allah SWT, bekerja tekun bukan untuk mencari harta dan kedudukan tetapi untuk mencari Redha Allah SWT, mencari jodoh bukan hanya untuk mendapatkan pasangan hidup tetapi juga untuk mencari Redha Allah SWT. Semua yang kita kerjakan di dunia ini….hanya untuk Allah SWT….bukan yang lain…..Jika semua tujuan kita hanya Allah SWT, maka tidak akan timbul kekecewaan dalam diri kita ketika menghadapi kegagalan.

2. Konsep Keyakinan

Kita semua harus yakin bahwa rezeki itu sudah dijamin oleh Allah SWT. Rezeki kita tidak akan pernah tertukar dengan rezeki orang lain. Lantas bagaimana jika kita sudah berusaha dengan keras tetapi hasilnya tidak sesuai dengan keinginan kita?...Jangan khuatir, rezeki kita sudah tercatat dengan jelas di Luh Mahfudz. Mungkin Allah punya perhitungan lain, mungkin rezeki kita ada pada kesempatan berikutnya, atau mungkin rezeki kita ada dalam bentuk yang lain yang terkadang tidak kita sangka-sangka. Yang jelas…Allah telah janjikan……Rezeki kita sudah Pasti.

3. Konsep Tawakal

Kita harus sedar bahawa hidup ini bukan milik kita.tetapi hidup ini adalah milik Allah SWT. Ramai diantara kita selalu mengharapkan hasil yang setimpal dari usaha keras kita. Hal itu mungkin betul kerana sesuai dengan hukum sebab-akibat. Tetapi tidak selamanya hal itu bisa terjadi.Impian seseorang hanya bisa tercapai jika dikehendaki oleh Allah SWT. Jika kita belajar keras seolah-olah kita harus dapat nilai yang baik. Jika kita adalah seorang pengusaha yang tekun seolah-olah kita harus berjaya. Ingat!!...Hidup ini bukan milik kita tapi milik Allah SWT. Tugas kita sebagai makhluk hanya berikhtiar / berusaha sekeras mungkin, memberikan usaha yang terbaik dalam hidup kita, banyak berdo’a, serta tekun dan pantang menyerah dalam menghadapi tentangan di depan kita. Untuk hasil akhir, kita serahkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Hasil akhir dari usaha kita mutlak menjadi wilayah kekuasaan Allah SWT. Sedangkan kekuasaan kita sebagai makhluk hanya sebatas usaha kita. Masalah gagal atau berjaya tetap Allah yang menentukan. Tetapi percayalah Allah selalu memberikan yang terbaik bagi hamba-hambaNya. Mungkin ini adalah kunci dari masalah kita kerana selama ini kita selalu terbeban dengan sasaran yang sebenarnya ada di luar kendali kita.

Selain ketiga konsep hidup tersebut kita juga harus dapat menumbuhkan sikap sabar dan ikhlas dalam hidup kita. Dan perlu diingat, semuanya perlukan waktu. Masih ada waktu untuk kita dalam memperbaiki diri. Percayalah…Allah selalu bersama kita…. Allah sudah merancang bahawasanya hidup itu mudah…..jadi jangan sekali-kali membuat hidup ini menjadi tambah rumit dan susah.

msg from my boss Mr Mohd Ishak......

1. What goes around will come around both good and bad. Fitrah Hidup namenya.
2. Difficult things is not impossible to deliver if you put your thoughts into
it.
3. Knowledge makes you look tall, smart/beautiful & respectfull.
4. Put your thoughts together before you say anything.
5. Amplify your point if you believe it in.

No comments: